administrasi jaringan
Pengertian Linux
Adalah software sistem operasi open source yang gratis untuk
disebarluaskan di bawah lisensi GNU. Linux merupakan turunan dari unix
dan dapat bekerja pada berbagai macam perangkat keras koputer mulai dari
inter x86 sampai dengan RISC.
Dengan lisensi GNU (Gnu Not Unix) Anda dapat memperoleh program,
lengkap dengan kode sumbernya (source code). Tidak hanya itu, Anda
diberikan hak untuk mengkopi sebanyak Anda mau, atau bahkan mengubah
kode sumbernya.Dan itu semua legal dibawah lisensi. Meskipun gratis,
lisensi GNU memperbolehkan pihak yang ingin menarik biaya untuk
penggandaan maupun pengiriman program.
Sejarah Linux
Linux pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa Finlandia yang
bernama Linus Torvalds. Dulunya Linux merupakan proyek hobi yang
diinspirasikan dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan
oleh Andrew Tanenbaum.
Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada
tanggal 5 Oktober 1991, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu
versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan shell bash (GNU Bourne Again
Shell) dan gcc (GNU C Compiler).
Saat ini Linux adalah sistem UNIX yang sangat lengkap, bisa digunakan
untuk jaringan, pengembangan software dan bahkan untuk pekerjaan
sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatif sistem operasi yang
jauh lebih murah jika dibandingkan dengan sistem operasi komersial
(misalnya Windows 9.x/NT/2000/ME).
Linux mempunyai perkembangan yang sangat cepat. Hal ini dapat
dimungkinkan karena Linux dikembangkan oleh beragam kelompok orang.
Keragaman ini termasuk tingkat pengetahuan, pengalaman serta geografis.
Agar kelompok ini dapat berkomunikasi dengan cepat dan efisien, internet
menjadi pilihan yang sangat tepat.
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN LINUX
A.Kelebihan
•Bersifat open source, bebas dan terbuka. sehingga tidak perlu biaya untuk mendapatkannya. LISENSI FREE dan boleh di utak atik semaunya.
•Linux sekarang sudah mudah di operasikan. kalo dulu pengguna linux identik dengan para hacker, tapi sekarang orang awam pun sudah banyak yang menggunakannya.
• Hampir semua aplikasi yang biasa dijalankan di windows, sudah ada aplikasi linuxnya yang dikembangkan oleh komunitas linux atau bisa juga menggunakan software emulator.
• Memiliki pengamanan yang lebih unggul karena di desain multiuser sehingga apabila virus menyerang user tertentu, akan sangat sulit menyebar ke user lainnya.
• Cocok untuk PC yang memiliki spesifikasi minimum karena linux membutuhkan resource yang lebih kecil dibandingkan Windows.
• Linux dapat berjalan di dua mode.
• Jarang crash atau nge-hang yang mengharuskan kita untuk merestart komputer karena linux lebih stabil.
• Memiliki komunitas di berbagai penjuru dunia.
• Terdapat beragam pilihan seperti Ubuntu, Fedora, Debian, Centos, RedHat, Opensuse, Mandriva, dan sebagainya.
B. Kekurangan
• Banyak user yang belum terbiasa menggunakan linux.
• Dukungan hardware dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada linux.
• Proses instalasinya tidak semudah windows.
• Aplikasi di linux belum seampuh aplikasi windows.
• Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like, maka mau gak mau harus belajar dulu.
• Struktur direktori dan hak akses yang membingungkan bagi user yang terbiasa menggunakan windows.
MACAM-MACAM DISTRO LINUX
1.Xandros
Xandros Linux adalah sebuah distro Linux yang berdasarkan pada sistim KDE.Tampilannya sangat mirip dengan Microsoft Windows, jadi apabila dio
perasikan sangat mudah dan nyaman.
2.Ubuntu.
Ubuntu adalah salah satu distribusi Linux yang berbasiskan pada Debian. Proyek Ubuntu disponsori oleh Canonical Ltd (perusahaan milik Mark Shuttleworth). Nama Ubuntu diambil dari nama sebuah konsep ideologi di Afrika Selatan. “Ubuntu” berasal dari bahasa kuno Afrika, yang berarti “rasa perikemanusian terhadap sesama manusia”.
3.CentOS
Adalah sistem operasi bebas yang didasarkan pada Red Hat Enterprise Linux (RHEL). CentOS singkatan dari Community ENTerprise Operating System (Sistem Operasi Perusahaan buatan Komunitas/Masyarakat).
4.Debian Debian adalah sistem operasi berbasis kernel Linux. Debian adalah ‘kernel independent’, yaitu sistem operasi Debian dikembangkan murni tanpa mendasarkan pada sistem operasi yang telah ada.
5.Fedora (sebelumnya bernama Fedora Core, terkadang disebut juga dengan Fedora Linux) adalah sebuah distro Linux berbasis RPM dan yum yang dikembangkan oleh Fedora Project yang didukung oleh komunitas pemrogram serta disponsori oleh Red Hat. Nama Fedora berasal dari karakter fedora yang digunakan di logo Red Hat.
6.Knoppix
Knoppix adalah distro Linux live-cd yang dapat dijalankan melalui CD-ROM tanpa instalasi di hard disk. Distro ini berbasis Debian Linux dan diciptakan oleh Klaus Knopper.
7.Gentoo Linux adalah suatu distribusi Linux yang memakai paket sistem manajemen Portage. [Bandingkan dengan: Debian yang menggunakan paket .deb, RedHat / Mandrake yang menggunakan paket .rpm. Manajemen paket ini dirancang untuk modular (mudah ditambah-tambah), portabel (dapat di port ke distro lain), mudah ditata, fleksibel, dan dioptimalkan untuk masing-masing komputer pengguna.
8.Slackware
Slackware merupakan sistem operasi yang dibuat oleh Patrick Volkerding dari Slackware Linux, Inc. Slackware merupakan salah satu distro awal, dan merupakan yang tertua yang masih dikelola. Tujuan utama Slackware adalah stabilitas dan kemudahan desain, serta menjadi distribusi Linux yang paling mirip Unix.
9.Mandriva Linux
Mandriva Linux (dahulu dikenal dengan nama Mandrakelinux atau Mandrake Linux) adalah sistem operasi yang dibuat oleh Mandriva (dahulu dikenal dengan nama Mandrakesoft). Mandriva Linux menggunakan RPM Package Manager.
10.OpenSUSE SUSE sebelumnya bernama SUSE Linux dan SuSE Linux Professional adalah salah satu distro Linux dari perusahaan Novell, atau lebih tepat dari anak perusahaannya Suse Linux GmbH (Software- und System-Entwicklungsgesellschaft mbH, Nürnberg yang berarti pengembangan -perangkat lunak dan -sistem). 11.Freespire Freespire adalah versi gratis dari distro Linspire (a.k.a Lindows), kemudian mungkin dikarenakan permasalahan nama, berubah menjadi Linspire. 12.Linux Mint Linux Mint adalah sistem operasi berbasis Linux untuk PC. Inti dari LinuxMint adalah Ubuntu, sehingga aplikasi yang dapat berjalan di Ubuntu, juga bisa berjalan pada LinuxMint. 13.PCLinuxOS PCLinuxOS, sering disingkat sebagai PCLOS, adalah sebuah sistem operasi desktop. Ini adalah sebuah sistem operasi bebas untuk komputer pribadi yang bertujuan untuk memudahkan penggunaan. 14.Damn Small Linux Damn Small Linux (DSL) adalah salah satu distro/varian linux mini. Disebut mini karena paket DSL cuma 50MB besarnya. DSL juga memungkinkan untuk diinstall di USB 128MB. 15.Kuliax Kuliax adalah sebuah distribusi Linux LiveCD yang dikembangkan oleh Kuliax Project untuk pendidikan di universitas. Distribusi ini berbasis Debian GNU/Linux dan Knoppix, serta telah dioptimasi ke arah penggunaan desktop Linux. 16.Redhat Distribusi yang paling populer, minimal di Indonesia, redhat merupakan distribusi pertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah. sejarah fedora. FEDORA 12 Setelah beberapa distro Linux muncul dengan rilis terbarunya, kini giliran tim Fedora yang unjuk gigi. Tidak mau kalah dengan rilis terbaru dari distro lain, tim Fedora telah merilis versi Fedora terbaru, yakni Fedora 12 yang memiliki kode nama “Constantine”. Untuk Fedora 12 menggunakan kernel Linux 2.6.31. Seadngkan untuk lingkungan desktop, Fedora 12 mengandung KDE 4.3, dan GNOME 2 28. Pengembangan yang dilakukan seperti pada umumnya distribusi lain, berkisar pada manajemen tenaga, dukungan untuk webcam, dan codec audio/video yang lebih baik. GNOME Shell juga tersedia untuk percobaan, dikemas dalam repositori software secara default, dan akan menawarkan sebuah tampilan tentang bagaimana GNOME 3 yang akan datang. FEDORA 13 Setelah 6 bulan masa pengembangan, pada 25 Mei 2010 lalu, Fedora Project akhirnya telah merilis Fedora 13 yang memiliki kode nama “Goddard”. Rilis terbaru distro ini tidak hanya menyertakan update paket, fitur baru dan tampilan desktop yang telah diperbarui, namun juga telah menyertakan berbagai perbaikan teknis. Sejumlah perbaikan ini juga diharapkan akan muncul pada sejumlah distro lainnya, seperti driver KMS untuk driver grafis, dukungan eksperimen 3D untuk driver Nouveau, atau interface Bluetooth DUN di Network Manager. Bicara mengenai fitur, Fedora 13 sudah menyertakan sejumlah fitur baru, di antaranya instalasi driver printer secara otomatis, instalasi dukungan bahasa secara otomatis, desain ulang tool account user, color management untuk kalibrasi monitor dan scanner, dan dukungan eksperimen 3D untuk video card nVIDIA. Selain fitur tersebut, ada cara baru untuk menginstalasi Fedora melalui Internet, otentikasi SSSD untuk pengguna, update paket NFS, penyertaan aplikasi Zarafa Open Source edition, system rollback untuk Btrfs filesystem, pendeteksian SystemTap yang lebih baik, dan dukungan JAVA EE 6 yang lebih ditujukan untuk digunakan pada Netbeans 6.8. FEDORA 14. Fedora 14 telah hadir hari ini dengan nama kode “Laughlin”. Seperti pada rilis -rilis sebelumnya, Fedora 14 kali ini juga membawa fitur-fitur baru seperti halnya dalam hal peningkatan fungsi virtualisasi. Dengan fitur yang dimaksud, Fedora 14 bisa langsung dilepaskan di awan layanan publik Amazon (Amazons Public-Cloud-Service EC2). Disisi lain, untuk virtualisasi di desktop disediakan SPICE, sebuah produk yang awalnya dikembangkan oleh perusahan Qumranet. SPICE atau “Simple Protocol f or Independent Computing Environments” diklaim memberikan peningkatan kinerja yang luar biasa terhadap desktop sebagai Thin Clients. Pembaruan lainnya termasuk penyertaan distribusi Perl-6 dari Rakudo Star dan lingkungan pengembangan Eclipse 3.6 yang lebih dikenal dengan nama Helios. Perubahan pada fungsi desktop sendiri tidak terlalu signifikan yaitu sebatas pada peningkatan dan perbaikan paket-paket yang dikemas. Sebagai contoh misalnya untuk lingkungan deskop disediakan versi Gnome 2.32 dan KDE 4.5.2. Untuk paket produktifitas dikemas versi pra-final dari OpenOffice 3.3. Feature dan Aplikasi Beberapa paket dihilangkan dari rilis ini (contohnya abiword, xmms, exim) karena sama fungsinya dengan paket yang sudah ada, beberapa lainnya ditambahkan. Paket baru di antaranya adalah pembaca PDF Envice, OpenOffice 2.0 Beta, dan compiler GCC4. Sebuah feature yang menarik adalah dimasukkannya paket Xen secara default ke Fedora Core 4. Xen memungkinkan beberapa virtual computer untuk berjalan pada sebuah sistem fisik tunggal. Kemudahan meng-install software tambahan disediakan oleh RPM (Red Hat Package Manager). Besarnya pangsa pasar yang dimiliki oleh Red Hat membuat RPM untuk Fedora tersedia melimpah di Web. Anda dengan mudah dapat memperoleh RPM yang pas untuk kebutuhan Anda. Kelebihan dan Kekurangan Fedora Core 4 sebagai distro premium adalah tingkat sekuriti yang ditawarkan. Amannya Fedora Core 4 membuatnya ideal bukan hanya untuk lingkungan desktop tapi juga untuk lingkungan server dimana stabilitas dan sekuriti sangatlah penting. Sekuriti Fedora Core 4 diperkokoh dengan adanya paket SELinux (Security-Enhanced Linux) yang memperketat privilese sistem untuk beberapa daemon UNIX. Terkait dengan bagaimana Fedora Project nampaknya membuat satu kaki Fedora Core menapak di ranah personal desktop sementara satu kaki lain menapak di dunia server, ada keluhan tentang dukungan multimedia Fedora Core. Fedora Core seringkali harus sedikit dioprek agar kompatibel dengan beberapa perangkat multimedia tertentu. Selain itu, karena lisensinya yang open source, secara default Fedora Core tidak dapat menjalankan beberapa format media proprietary seperti Windows Media, MP3, atau DVD. Secara keseluruhan, Fedora Core menjanjikan sebuah distro yang mapan, aman, dan padat feature. Satu hal lagi, komunitas pengguna distro paling populer di Amerika ini termasuk paling besar sehingga Anda tidak perlu khawatir memecahkan kesulitan Anda sendirian tanpa bantuan. Fedora merupakan sebuah system operasi yang sering digunakan menjadi system operasi jaringan. Walaupun begitu, debian juga bisa digunakan untuk system operasi GUI yang digunakan dalam pekerjaan sehari-hari.
Kelebihan dan Kelemahan Fedora Kelebihan
Distro yang mapan, aman, dan padat feature.
Digunakan sangat luas (sekitar 50 persen para pengguna Linux diIndonesia) dan Populer (Terutama di Amerika).
Dukungan yang baik, inovatif, desktop yang bagus, tool konfigurasi.
Tingkat sekuriti yang baik yaitu adanya paket SELinux (Security-Enhanced Linux)
Sebuah feature yang menarik adalah dimasukkannya paket Xen secara default ke Fedora Core 4. Xen memungkinkan beberapa virtual computer untuk berjalan pada sebuah sistem fisik tunggal. Kekurangan
Tidak sestabil Debian atau Slackware untuk server
Tidak semudah dan semutakhir Suse atau Mandrake untuk penggunaan desktop
Fedora adalah distribusi untuk keperluan umum
Multimedia yang kurang (secara default) tidak dapat memutar format Windows Media, MP3, atau DVD.
Spesifikasi Hardware Kebutuhan Hardware :
Minimum: Pentium-class
Recommended for text-mode: 200 MHz Pentium-class or better
Recommended for graphical: 400 MHz Pentium II or better Kapasitas harddisk :
Custom Installation (Minimal): 620MB
Server: 1.1GB
Personal Desktop: 2.3GB
Workstation: 3.0GB
Custom Installation (Everything): 6.9GB Kebutuhan memori :
Minimum for text-mode: 64MB
Minimum for graphical: 192MB
Recommended for graphical: 256MB
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN LINUX
A.Kelebihan
•Bersifat open source, bebas dan terbuka. sehingga tidak perlu biaya untuk mendapatkannya. LISENSI FREE dan boleh di utak atik semaunya.
•Linux sekarang sudah mudah di operasikan. kalo dulu pengguna linux identik dengan para hacker, tapi sekarang orang awam pun sudah banyak yang menggunakannya.
• Hampir semua aplikasi yang biasa dijalankan di windows, sudah ada aplikasi linuxnya yang dikembangkan oleh komunitas linux atau bisa juga menggunakan software emulator.
• Memiliki pengamanan yang lebih unggul karena di desain multiuser sehingga apabila virus menyerang user tertentu, akan sangat sulit menyebar ke user lainnya.
• Cocok untuk PC yang memiliki spesifikasi minimum karena linux membutuhkan resource yang lebih kecil dibandingkan Windows.
• Linux dapat berjalan di dua mode.
• Jarang crash atau nge-hang yang mengharuskan kita untuk merestart komputer karena linux lebih stabil.
• Memiliki komunitas di berbagai penjuru dunia.
• Terdapat beragam pilihan seperti Ubuntu, Fedora, Debian, Centos, RedHat, Opensuse, Mandriva, dan sebagainya.
B. Kekurangan
• Banyak user yang belum terbiasa menggunakan linux.
• Dukungan hardware dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada linux.
• Proses instalasinya tidak semudah windows.
• Aplikasi di linux belum seampuh aplikasi windows.
• Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like, maka mau gak mau harus belajar dulu.
• Struktur direktori dan hak akses yang membingungkan bagi user yang terbiasa menggunakan windows.
MACAM-MACAM DISTRO LINUX
1.Xandros
Xandros Linux adalah sebuah distro Linux yang berdasarkan pada sistim KDE.Tampilannya sangat mirip dengan Microsoft Windows, jadi apabila dio
perasikan sangat mudah dan nyaman.
2.Ubuntu.
Ubuntu adalah salah satu distribusi Linux yang berbasiskan pada Debian. Proyek Ubuntu disponsori oleh Canonical Ltd (perusahaan milik Mark Shuttleworth). Nama Ubuntu diambil dari nama sebuah konsep ideologi di Afrika Selatan. “Ubuntu” berasal dari bahasa kuno Afrika, yang berarti “rasa perikemanusian terhadap sesama manusia”.
3.CentOS
Adalah sistem operasi bebas yang didasarkan pada Red Hat Enterprise Linux (RHEL). CentOS singkatan dari Community ENTerprise Operating System (Sistem Operasi Perusahaan buatan Komunitas/Masyarakat).
4.Debian Debian adalah sistem operasi berbasis kernel Linux. Debian adalah ‘kernel independent’, yaitu sistem operasi Debian dikembangkan murni tanpa mendasarkan pada sistem operasi yang telah ada.
5.Fedora (sebelumnya bernama Fedora Core, terkadang disebut juga dengan Fedora Linux) adalah sebuah distro Linux berbasis RPM dan yum yang dikembangkan oleh Fedora Project yang didukung oleh komunitas pemrogram serta disponsori oleh Red Hat. Nama Fedora berasal dari karakter fedora yang digunakan di logo Red Hat.
6.Knoppix
Knoppix adalah distro Linux live-cd yang dapat dijalankan melalui CD-ROM tanpa instalasi di hard disk. Distro ini berbasis Debian Linux dan diciptakan oleh Klaus Knopper.
7.Gentoo Linux adalah suatu distribusi Linux yang memakai paket sistem manajemen Portage. [Bandingkan dengan: Debian yang menggunakan paket .deb, RedHat / Mandrake yang menggunakan paket .rpm. Manajemen paket ini dirancang untuk modular (mudah ditambah-tambah), portabel (dapat di port ke distro lain), mudah ditata, fleksibel, dan dioptimalkan untuk masing-masing komputer pengguna.
8.Slackware
Slackware merupakan sistem operasi yang dibuat oleh Patrick Volkerding dari Slackware Linux, Inc. Slackware merupakan salah satu distro awal, dan merupakan yang tertua yang masih dikelola. Tujuan utama Slackware adalah stabilitas dan kemudahan desain, serta menjadi distribusi Linux yang paling mirip Unix.
9.Mandriva Linux
Mandriva Linux (dahulu dikenal dengan nama Mandrakelinux atau Mandrake Linux) adalah sistem operasi yang dibuat oleh Mandriva (dahulu dikenal dengan nama Mandrakesoft). Mandriva Linux menggunakan RPM Package Manager.
10.OpenSUSE SUSE sebelumnya bernama SUSE Linux dan SuSE Linux Professional adalah salah satu distro Linux dari perusahaan Novell, atau lebih tepat dari anak perusahaannya Suse Linux GmbH (Software- und System-Entwicklungsgesellschaft mbH, Nürnberg yang berarti pengembangan -perangkat lunak dan -sistem). 11.Freespire Freespire adalah versi gratis dari distro Linspire (a.k.a Lindows), kemudian mungkin dikarenakan permasalahan nama, berubah menjadi Linspire. 12.Linux Mint Linux Mint adalah sistem operasi berbasis Linux untuk PC. Inti dari LinuxMint adalah Ubuntu, sehingga aplikasi yang dapat berjalan di Ubuntu, juga bisa berjalan pada LinuxMint. 13.PCLinuxOS PCLinuxOS, sering disingkat sebagai PCLOS, adalah sebuah sistem operasi desktop. Ini adalah sebuah sistem operasi bebas untuk komputer pribadi yang bertujuan untuk memudahkan penggunaan. 14.Damn Small Linux Damn Small Linux (DSL) adalah salah satu distro/varian linux mini. Disebut mini karena paket DSL cuma 50MB besarnya. DSL juga memungkinkan untuk diinstall di USB 128MB. 15.Kuliax Kuliax adalah sebuah distribusi Linux LiveCD yang dikembangkan oleh Kuliax Project untuk pendidikan di universitas. Distribusi ini berbasis Debian GNU/Linux dan Knoppix, serta telah dioptimasi ke arah penggunaan desktop Linux. 16.Redhat Distribusi yang paling populer, minimal di Indonesia, redhat merupakan distribusi pertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah. sejarah fedora. FEDORA 12 Setelah beberapa distro Linux muncul dengan rilis terbarunya, kini giliran tim Fedora yang unjuk gigi. Tidak mau kalah dengan rilis terbaru dari distro lain, tim Fedora telah merilis versi Fedora terbaru, yakni Fedora 12 yang memiliki kode nama “Constantine”. Untuk Fedora 12 menggunakan kernel Linux 2.6.31. Seadngkan untuk lingkungan desktop, Fedora 12 mengandung KDE 4.3, dan GNOME 2 28. Pengembangan yang dilakukan seperti pada umumnya distribusi lain, berkisar pada manajemen tenaga, dukungan untuk webcam, dan codec audio/video yang lebih baik. GNOME Shell juga tersedia untuk percobaan, dikemas dalam repositori software secara default, dan akan menawarkan sebuah tampilan tentang bagaimana GNOME 3 yang akan datang. FEDORA 13 Setelah 6 bulan masa pengembangan, pada 25 Mei 2010 lalu, Fedora Project akhirnya telah merilis Fedora 13 yang memiliki kode nama “Goddard”. Rilis terbaru distro ini tidak hanya menyertakan update paket, fitur baru dan tampilan desktop yang telah diperbarui, namun juga telah menyertakan berbagai perbaikan teknis. Sejumlah perbaikan ini juga diharapkan akan muncul pada sejumlah distro lainnya, seperti driver KMS untuk driver grafis, dukungan eksperimen 3D untuk driver Nouveau, atau interface Bluetooth DUN di Network Manager. Bicara mengenai fitur, Fedora 13 sudah menyertakan sejumlah fitur baru, di antaranya instalasi driver printer secara otomatis, instalasi dukungan bahasa secara otomatis, desain ulang tool account user, color management untuk kalibrasi monitor dan scanner, dan dukungan eksperimen 3D untuk video card nVIDIA. Selain fitur tersebut, ada cara baru untuk menginstalasi Fedora melalui Internet, otentikasi SSSD untuk pengguna, update paket NFS, penyertaan aplikasi Zarafa Open Source edition, system rollback untuk Btrfs filesystem, pendeteksian SystemTap yang lebih baik, dan dukungan JAVA EE 6 yang lebih ditujukan untuk digunakan pada Netbeans 6.8. FEDORA 14. Fedora 14 telah hadir hari ini dengan nama kode “Laughlin”. Seperti pada rilis -rilis sebelumnya, Fedora 14 kali ini juga membawa fitur-fitur baru seperti halnya dalam hal peningkatan fungsi virtualisasi. Dengan fitur yang dimaksud, Fedora 14 bisa langsung dilepaskan di awan layanan publik Amazon (Amazons Public-Cloud-Service EC2). Disisi lain, untuk virtualisasi di desktop disediakan SPICE, sebuah produk yang awalnya dikembangkan oleh perusahan Qumranet. SPICE atau “Simple Protocol f or Independent Computing Environments” diklaim memberikan peningkatan kinerja yang luar biasa terhadap desktop sebagai Thin Clients. Pembaruan lainnya termasuk penyertaan distribusi Perl-6 dari Rakudo Star dan lingkungan pengembangan Eclipse 3.6 yang lebih dikenal dengan nama Helios. Perubahan pada fungsi desktop sendiri tidak terlalu signifikan yaitu sebatas pada peningkatan dan perbaikan paket-paket yang dikemas. Sebagai contoh misalnya untuk lingkungan deskop disediakan versi Gnome 2.32 dan KDE 4.5.2. Untuk paket produktifitas dikemas versi pra-final dari OpenOffice 3.3. Feature dan Aplikasi Beberapa paket dihilangkan dari rilis ini (contohnya abiword, xmms, exim) karena sama fungsinya dengan paket yang sudah ada, beberapa lainnya ditambahkan. Paket baru di antaranya adalah pembaca PDF Envice, OpenOffice 2.0 Beta, dan compiler GCC4. Sebuah feature yang menarik adalah dimasukkannya paket Xen secara default ke Fedora Core 4. Xen memungkinkan beberapa virtual computer untuk berjalan pada sebuah sistem fisik tunggal. Kemudahan meng-install software tambahan disediakan oleh RPM (Red Hat Package Manager). Besarnya pangsa pasar yang dimiliki oleh Red Hat membuat RPM untuk Fedora tersedia melimpah di Web. Anda dengan mudah dapat memperoleh RPM yang pas untuk kebutuhan Anda. Kelebihan dan Kekurangan Fedora Core 4 sebagai distro premium adalah tingkat sekuriti yang ditawarkan. Amannya Fedora Core 4 membuatnya ideal bukan hanya untuk lingkungan desktop tapi juga untuk lingkungan server dimana stabilitas dan sekuriti sangatlah penting. Sekuriti Fedora Core 4 diperkokoh dengan adanya paket SELinux (Security-Enhanced Linux) yang memperketat privilese sistem untuk beberapa daemon UNIX. Terkait dengan bagaimana Fedora Project nampaknya membuat satu kaki Fedora Core menapak di ranah personal desktop sementara satu kaki lain menapak di dunia server, ada keluhan tentang dukungan multimedia Fedora Core. Fedora Core seringkali harus sedikit dioprek agar kompatibel dengan beberapa perangkat multimedia tertentu. Selain itu, karena lisensinya yang open source, secara default Fedora Core tidak dapat menjalankan beberapa format media proprietary seperti Windows Media, MP3, atau DVD. Secara keseluruhan, Fedora Core menjanjikan sebuah distro yang mapan, aman, dan padat feature. Satu hal lagi, komunitas pengguna distro paling populer di Amerika ini termasuk paling besar sehingga Anda tidak perlu khawatir memecahkan kesulitan Anda sendirian tanpa bantuan. Fedora merupakan sebuah system operasi yang sering digunakan menjadi system operasi jaringan. Walaupun begitu, debian juga bisa digunakan untuk system operasi GUI yang digunakan dalam pekerjaan sehari-hari.
Kelebihan dan Kelemahan Fedora Kelebihan
Distro yang mapan, aman, dan padat feature.
Digunakan sangat luas (sekitar 50 persen para pengguna Linux diIndonesia) dan Populer (Terutama di Amerika).
Dukungan yang baik, inovatif, desktop yang bagus, tool konfigurasi.
Tingkat sekuriti yang baik yaitu adanya paket SELinux (Security-Enhanced Linux)
Sebuah feature yang menarik adalah dimasukkannya paket Xen secara default ke Fedora Core 4. Xen memungkinkan beberapa virtual computer untuk berjalan pada sebuah sistem fisik tunggal. Kekurangan
Tidak sestabil Debian atau Slackware untuk server
Tidak semudah dan semutakhir Suse atau Mandrake untuk penggunaan desktop
Fedora adalah distribusi untuk keperluan umum
Multimedia yang kurang (secara default) tidak dapat memutar format Windows Media, MP3, atau DVD.
Spesifikasi Hardware Kebutuhan Hardware :
Minimum: Pentium-class
Recommended for text-mode: 200 MHz Pentium-class or better
Recommended for graphical: 400 MHz Pentium II or better Kapasitas harddisk :
Custom Installation (Minimal): 620MB
Server: 1.1GB
Personal Desktop: 2.3GB
Workstation: 3.0GB
Custom Installation (Everything): 6.9GB Kebutuhan memori :
Minimum for text-mode: 64MB
Minimum for graphical: 192MB
Recommended for graphical: 256MB
Komentar
Posting Komentar